Pengaruh Financial Distress Struktur Modal terhadap Harga Saham Perusahaan Sektor Teknologi di Bursa Efek Indonesia

Authors

  • Ayu Nur Aenun Universitas Wira Bhakti, Kota Makassar, Indonesia. Author
  • Sitti Murniati Universitas Wira Bhakti, Kota Makassar, Indonesia. Author
  • Eny Suprapti Universitas Wira Bhakti, Kota Makassar, Indonesia. Author

Abstract

Tujuan dari penelitian ini untuk menganalisis pengaruh financial distress dan struktur modal terhadap harga saham pada perusahaan sektor teknologi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama tahun 2020-2022. Metode yang digunakan adalah dokumentasi dengan pendekatan kuantitatif, menggunakan data sekunder. Sampel penelitian ini melibatkan 18 perusahaan dari 41 perusahaan sektor teknologi di BEI, dipilih melalui purposive sampling. Analisis data dilakukan dengan regresi linier berganda menggunakan SPSS versi 26. Hasil penelitian menunjukkan bahwa z-score modifikasi (X1) berpengaruh positif dan signifikan terhadap harga saham. Hal ini menunjukkan bahwa semakin tinggi z-score, semakin rendah tingkat financial distress perusahaan, yang pada gilirannya meningkatkan harga saham. Perusahaan dengan z-score tinggi cenderung memiliki risiko kebangkrutan yang lebih rendah, sehingga menarik minat investor. Sementara itu, Debt to Equity Ratio (X2) berpengaruh positif dan signifikan terhadap harga saham. Struktur modal yang baik atau optimal meningkatkan reputasi perusahaan dan menarik investor, yang berkontribusi pada kenaikan harga saham. Kesimpulannya, baik financial distress maupun struktur modal memiliki pengaruh signifikan terhadap harga saham perusahaan sektor teknologi di BEI.

Downloads

Published

2025-03-27